20 June 2021

Hari Studi Tahun 2021 SD Sanjaya Tritis

Example blog post alt

Buku adalah jendela dunia. Kata bijak tersebut mengajak kita untuk rajin membaca buku agar wawasan kita semakin luas terhadap dunia. Salah satu cara untuk mendalami isi sebuah buku adalah dengan membedah isi buku tersebut. Baru-baru ini terbit  buku terkait dengan pendidikan karakter. Buku tersebut adalah Pendidikan yang Memerdekakan karangan Francis Wahono.

Bedah buku Pendidikan yang Memerdekakan dilaksanakan dalam rangka Hari Studi Guru dan Karyawan SD Sanjaya Tritis. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Mei 2021. Kegiatan dimulai dari pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 13.30 WIB dan bertempat di ruang kelas 5 SD Sanjaya Tritiss. Dalam kegiatan ini turut hadir Ibu Bernadeta Rini Susanti, S.Pd. M.M. selaku Direktur Pelaksana SD Sanjaya Tritis. Bedah buku dilaksanakan dengan membagi bab dalam buku tersebut untuk didiskusikan dalam kelompok.  Kelompok Satu mendiskusikan isi buku tersebut dari bab I sampai bab III. Anggota Kelompok Satu yakni Ibu Fransisca Wahyu Eri Widyastuti, S.Pd., Bapak Sukoco, dan Bapak Suyadi.

Dalam presentasinya, Kelompok Satu memaparkan tentang makna kemerdekaan dalam belajar dan mengajar. Kemerdekaan ini hanya dapat diperoleh apabila dari dalam diri siswa sudah tumbuh motivasi belajar internal. Artinya,  siswa belajar tanpa adanya paksaan dari orang lain, melainkan karena adanya semangat dari dalam diri siswa sendiri. Selain itu, merdeka belajar ini juga dapat diciptakan apabila dalam kegiatan pembelajaran turut memperhatikan bakat dan minat setiap siswa. Melalui perhatian pada kekhasan siswa itulah yang nantinya kemerdekaan belajar dapat muncul. Siswa dapat berekspresi dan berkreasi sesuai dengan kemampuan masing-masing selama kegiatan pembelajaran.

Selama proses hari studi yang pertama ini, guru dan karyawan menanggapi hasil presentasi dari Kelompok Satu tersebut. Selanjutnya guru dan karyawan mengintrospeksi diri terkait pendidikan karakter yang sudah berlangsung selama ini di SD Sanjaya Tritis. Ibu Direktur juga mengajak semua guru dan karyawan supaya memiliki semangat pantang menyerah dalam mendidik anak-anak supaya memiliki karakter yang baik. Beliau juga menekankan bahwa karakter harus didahulukan terutama untuk pendidikan dasar di sekolah.

Hasil dari hari studi yang pertama ini akan menjadi bekal yang baik untuk guru dan karyawan SD Sanjaya Tritis dalam melaksanakan pelayanan pendidikan bagi anak-anak di sekitar lereng Gunung Merapi. SD Sanjaya Tritis mempunyai harapan untuk dapat menciptakan kemerdekaan belajar bagi siswa dan guru. Supaya harapan ini tercapai perlu kerja sama yang baik antara pihak sekolah, komite, masyarakat sekitar, siswa, wali murid, guru, dan karyawan.

 

Foto dan teks : YAK – SD Sanjaya Tritis